Manajemen Informasi Kesehatan Institut Kesehatan Deli Husada

Alasan Kenapa Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) itu penting…!!!!

Kurangnya informasi dan komunikasi sering menjadikan keterbatasan dari mutu pelayanan kesehatan. Orang membutuhkan informasi tentang kondisinya baik jangka pendek maupun jangka panjang, tentang bagaimana mereka dapat memodifikasi pola hidupnya sebagai suatu akibat dari suatu kondisi, tentang pengobatan yang dipilih dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya, dan juga tentang pelayanan yang tersedia. Informasi yang baik, adekuat dan berguna dapat sangat penting dalam menolong seseorang dalam kondisi tertentu. Informasi yang komperenhesif sebelum melakukan intervensi klinis dapat memperbaki outcome pelayanan kesehatan. Ini adalah Sebagai Tugas Jurusan Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) untuk melakukan pengumpulan data dalam pelayanan Kesehatan…


Apa Sih Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) itu…?

Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) adalah kemampuan dan keterampilan sebagai tenaga profesional dalam mengumpulkan, menganalisis, dan mendiseminasikan data informasi kesehatan, yang cakupan penggunanya meliputi administrator, manajer, pemberi pelayanan kesehatan (provider) dengan keunggulan utama mengelola informasi kesehatan, dengan memperhatikan aspek administrative, legal, financial, research and education value.(Hatta, 2008)

e-Kesehatan Itu apa ya…?

E-kesehatan adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelayanan dan informasi kesehatan, utamanya untuk meningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan proses kerja yang efektif dan efisien. Secara umum e-kesehatan terdiri dari informatika kesehatan (health informatics) dan upaya kesehatan jarak jauh (tele-health).  Dengan demikian beberapa penerapan e-kesehatan di antaranya adalah: sistem informasi manajemen kesehatan (health management information system), rekam medis elektronik/rekam kesehatan elektronik (EMR/EHR), sistem surveilans (surveillance system), health knowledge 2017, No.1635 management, telemedisin (telemedicine), mobile health (m-health), consumer health informatics, elearning in health sciences, dan medical research. Dalam hal ini, penggunaan solusi-solusi m-health dan telemedisin untuk mengatasi masalah infrastruktur, komunikasi, dan sumber daya manusia. Strategi e-kesehatan nasional dilaksanakan melalui kerangka kerja untuk perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, yang meliputi komponen (1) tata kelola dan kepemimpinan (governance and leadership); (2) strategi dan investasi (strategy and investment); (3) layanan dan aplikasi (services and application); (4) standar dan interoperabilitas (standards and interoperability); (5) infrastruktur (infrastructure); (6) peraturan, kebijakan, dan pemenuhan kebijakan (legislation, policy, and compliance); dan (7) sumber daya manusia (workforce).


Apakah e-Kesehatan menjadi Program Pemerintah Di Dunia Kesehatan…??

Benar sekali pemerintah telah mengeluarkan PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2017  TENTANG STRATEGI E-KESEHATAN NASIONAL , Klik : PMK no 46 tahun 2017 e-kesehatan

Disini jelas bahwa pemerintah serius menangani kesehatan di indonesia, jika ini akan terlaksana maka SDM yang di butuhkan akan sangat banyak, maka dari itu Jurusan Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) akan menjadi tenaga yang akan menangani ini.


Kompetensi jika anda memilih jurusan Manajemen Informasi Kesehatan (MIK)

  1. Methodology Statistic
  2. clinical organizational Performance indicator
  3. Data Analysis
  4. Adoption Of New Technologies

Peran profesional Manajemen Informasi Kesehatan

  1. Manajer MIK (Health Information Manager)
  2. Spesialis Data Klinis (SDK)
  3. Koordinantor informasi pasien (KIP)
  4. Manajer kualitas data (Data quality manager)
  5. Manajer keamanan informasi (Security manager)
  6. Administrator sumber data (data resource administrator)
  7. Riset dan spesialis penunjang keputusan (research analyst)

Prospek Kerja Manajemen Informasi Kesehatan

  1. Manajer MIK (Health Information Manager)
  2. Spesialis Data Klinis (SDK)
  3. Koordinantor informasi pasien (KIP)
  4. Manajer kualitas data (Data quality manager)
  5. Manajer keamanan informasi (Security manager)
  6. Administrator sumber data (data resource administrator)
  7. Riset dan spesialis penunjang keputusan (research analyst)

Nah Jadi Bagaimana…masih inggin pilih jurusan lain ??,,,Kalu kami sih Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) aja..

 

Tinggalkan Balasan